TEMPO.CO, Jakarta
- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad menjelaskan, jika
dilihat dari gaji yang diterima, kekayaan yang dimiliki oleh Sekretaris
Mahkamah Agung, Nurhadi, memang tak wajar. Namun Abraham tidak mau
bersyak wasangka karena bisa jadi Nurhadi memiliki harta kekayaan
warisan nenek moyang.
"Pasti tak lazim kalau dilihat dari
gaji," kata Abraham di gedung Badan Pemeriksa Keuangan, Jalan Gatot
Subroto, Jakarta, Jumat, 2 November 2012.Abraham menjelaskan, Direktorat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara akan segera menindaklanjuti temuan ini. Dia menegaskan, semua pejabat negara harus ditanyakan jumlah harta kekayaannya.
Sebelumnya, hakim agung Gayus Lumbuun menyebutkan ada yang aneh dengan harta kekayaan Sekretaris MA, Nurhadi. Dia disebut-sebut sempat membeli peralatan kantor senilai Rp 1 miliar.
Nurhadi menanggapi dingin tudingan Gayus Lumbuun. Nurhadi menyatakan tak ada yang aneh dengan kekayaan dirinya. Nurhadi mengaku sudah menjadi pengusaha sarang burung walet sejak lima tahun sebelum masuk PNS pada 1980-an.
Dia mengakui sejumlah aset di ruangannya di Mahkamah Agung adalah milik pribadi yang dibeli dengan dana sendiri. Namun aset-aset tersebut rencananya dihibahkan kepada Mahkamah Agung.
0 komentar:
Posting Komentar